Welcome To My Blog

Sabtu, 29 Oktober 2011

Virus Trojan: Telah Terdeteksi dan Menyebar System (memuliakan-tamu.exe)


Indonesia sebenarnya tidak pernah dijajah oleh bangsa manapun di dunia ini. Yang dianggap oleh orang sekarang sebagai penjajahan sebenarnya adalah sikap rakyat kita dulu yang begitu memuliakan tamu-tamu mereka.

Bangsa Portugal, Belanda, dan Jepang adalah orang-orang asing yang bertamu ke Indonesia. Dan oleh karena itu, sebagai tuan rumah yang baik, bangsa Indonesia menjamu dan sangat memuliakan tamu-tamunya. Mereka disodori kekayaan alam Indonesia untuk dieksploitasi dan diangkut ke negara mereka. Rakyat diperintahkan untuk rela bekerja paksa agar tamu-tamu mereka merasa senang tinggal di bumi Nusantara. Sungguh, bangsa Indonesia adalah bangsa yang paling mengerti akan pepatah “Tamu adalah raja”.

Hanya sedikit dari bangsa Indonesia yang tidak mengerti dengan toleransi ini, dan bertindak kurang ajar terhadap tamu. Merekalah yang kemudian di cap sebagai para ekstrimis-radikal-fundamentalis ala Timur Tengah! Lihat saja pakaian yang dikenakan oleh Tuanku Imam Bonjol dari Tanah Minang, atau Pangeran Diponegoro dari Keraton Mataram yang kearab-araban! Mereka berdua di cap sebagai tokoh gerakan-gerakan ekstrimis –radikal-fundamentalis yang melakukan kekerasan atas nama agama!

Mungkin sikap ‘luhur’ seperti ini masih diwarisi oleh bangsa kita hingga saat ini. Lihatlah hampir seluruh aset kekayaan alam negeri ini (dari Arun di Aceh sampai Tembagapura di Papua) kita jadikan bahan perjamuan kepada investor-investor asing yang notabene adalah ‘tamu-tamu’ yang harus dimuliakan seperti raja.

Tidak hanya sampai di situ. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang paling paham akan toleransi untuk menyenangkan hati tamu-tamu mereka. Mereka bahkan rela membuang jauh agama yang diyakininya dan sedikit demi sedikit mengadopsi agama para tamu. Ada juga yang masih malu-malu, mereka tidak menyatakan diri menganut agama para tamu, tetapi mengadopsi gaya hidup, pandangan hidup, adat istiadat para tamu, dan senantiasa menjajakannya.

Bahkan karena kebaikan tamu baru bangsa ini, mereka berhasil mendidik sebagian anak bangsa ini agar tidak meniru-niru kaum ekstrimis fundamentalis dulu yang senang menggunakan kekerasan atas nama agama.

Aneh sekali, justru para tamu, yang tidak seiman dan sekeyakinan dengan kitalah, yang menjelaskan kepada kita makna Islam sebagai agama rahmatan lil alamin, yang dalam bahasa mereka dikenal dengan istilah toleransi. Islam adalah agama yang damai, agama yang toleran, Sebaliknya, Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memuliakan tamu.

Luar biasa! Saat ini dapat kita saksikan, jutaan saudara-saudara kita meneriakkan kata-kata mutiara para tamu kita dahulu, “Islam adalah agama rahmatan lil alamin!”, “Toleransi!”, “Toleransi!”, “Toleransi!”

Begitulah..

Virus ini bekerja seperti virus trojan horse (kuda troya) – yang mengingatkan pada perang Troy dg Yunani pada abad 12 sebelum masehi, seperti dalam film ‘troy’ – dimana kerajaan Troy mencari kekuatan lewat benda ajaib, dan mereka menemukan patung kuda raksasa yang mereka keramatkan dan mereka anggap sebagai sumber kekuatan.

Celakanya justru patung kuda ini adalah jebakan pihak Yunani, sebelumnya prajurit Yunani masuk kedalam patung tersebut, dan saat patung tersebut sudah ada dalam benteng, pada malam harinya mereka keluar dari patung tersebut, membukakan pintu benteng untuk prajurit Yunani dan melumpuhkan musuh dalam benteng Troy yang bertahun-tahun tidak pernah ada yang mampu menembusnya. (“Trojan horse.” Encyclop√¶dia Britannica. Ultimate Reference Suite. Chicago: Encyclop√¶dia Britannica, 2010.)

Begitu juga virus ‘memuliakan-tamu.exe’, virus ini ketika meng akses suatu folder dia akan segera mencari file-file pertahanan seperti file ‘akal-sehat.bat’, ‘nurani.bat’, ‘kedaulatan.com’ dan ‘islam-idea.com’. Ketika menemukan file-file pertahanan seperti ini, virus ‘memuliakan-tamu.exe’ akan segera bekerja dengan mengganti nama mereka menjadi ‘radikal.exe’, ‘fundamentalis.exe’, ‘extrimis.inf’ dan ‘teroris.exe’ yang kemudian dianggap virus oleh sistem ini.

Untuk menangkal serangan virus ini bisa di install ‘ngaji generation.rar’ [1]yang sebelumnya perlu diextract dulu, hanya saja waktu extract dan peng installannya perlu waktu yang tidak sebentar, dan setelah di install, untuk membersihkan virus tersebut juga perlu kesabaran, apalagi kalau sistemnya sudah terinfeksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Buku Tamu